Banyak calon peserta bertanya, apakah kerja part time saat Au Pair diperbolehkan untuk menambah uang saku? Pertanyaan ini sangat wajar, karena program Au Pair memang memberikan uang saku bulanan, tetapi tidak sebesar gaji kerja penuh waktu.
Program Au Pair adalah program pertukaran budaya yang memungkinkan peserta tinggal bersama host family, belajar bahasa, dan membantu mengurus anak serta pekerjaan rumah ringan. Namun, sebelum memutuskan mencari penghasilan tambahan, penting untuk memahami aturan visa Au Pair dan risikonya.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apakah kerja parttime saat Au Pair diperbolehkan, aturan visa yang berlaku, serta konsekuensi jika melanggar.

Kerja Part Time Saat Au Pair: Bolehkah dan Apa Risikonya?
Banyak calon peserta bertanya, apakah kerja part time saat Au Pair diperbolehkan untuk menambah uang saku? Pertanyaan ini sangat wajar. Pasalnya, program Au Pair memang memberikan uang saku bulanan, tetapi jumlahnya tidak sebesar gaji kerja penuh waktu.
Pada dasarnya, program Au Pair merupakan program pertukaran budaya. Peserta tinggal bersama host family, belajar bahasa, serta membantu mengurus anak dan pekerjaan rumah ringan. Namun sebelum mencari penghasilan tambahan, Anda harus memahami aturan visa Au Pair terlebih dahulu. Jika tidak, Anda bisa menghadapi risiko hukum yang serius.
Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apakah kerja part time saat Au Pair diperbolehkan, apa risikonya, serta alternatif legal yang bisa Anda pilih.
Apakah Kerja Part Time Saat Au Pair Diperbolehkan?
Jawabannya tegas: tidak boleh.
Pemerintah negara tujuan mengeluarkan visa Au Pair khusus untuk pertukaran budaya, bukan untuk bekerja secara profesional. Karena itu, peserta hanya boleh menjalankan tugas sesuai kontrak.
Sebagai Au Pair, Anda:
- Mengurus anak di keluarga angkat
- Membantu pekerjaan rumah ringan
- Bekerja maksimal ±30 jam per minggu
- Mendapat hari libur sesuai aturan
Namun, jika Anda mengambil kerja part time saat Au Pair di restoran, toko, atau pekerjaan freelance berbayar, maka Anda melanggar aturan visa. Akibatnya, pihak imigrasi dapat memberikan sanksi.
Mengapa Kerja Part Time Saat Au Pair Tidak Diizinkan?
Ada beberapa alasan penting mengapa aturan ini berlaku.
1. Visa Au Pair Bukan Visa Kerja
Pertama, pemerintah memberikan visa Au Pair untuk tujuan budaya dan pembelajaran bahasa. Mereka tidak mengizinkan aktivitas kerja tambahan di luar kontrak. Oleh karena itu, setiap bentuk kerja part time saat Au Pair termasuk pelanggaran.
2. Jam Kerja Sudah Dibatasi
Selain itu, aturan resmi sudah membatasi jam kerja maksimal sekitar 30 jam per minggu. Jika peserta menambah pekerjaan lain, ia otomatis melewati batas izin tinggalnya.
Sementara itu, waktu luang seharusnya Anda gunakan untuk:
- Mengikuti kursus bahasa
- Beristirahat
- Bersosialisasi
- Mengenal budaya setempat
Dengan kata lain, program ini memang tidak dirancang untuk mencari penghasilan tambahan.
3. Risiko Hukum Sangat Serius
Jika Anda tetap melakukan kerja part time saat Au Pair secara ilegal, konsekuensinya bisa berat. Pihak imigrasi dapat:
- Membatalkan visa
- Menolak perpanjangan izin tinggal
- Mendeportasi Anda
- Melarang masuk kembali ke negara tersebut
- Memberikan catatan pelanggaran imigrasi
Karena itu, risiko tersebut jelas tidak sebanding dengan tambahan uang saku yang Anda dapatkan.
4. Hubungan dengan Host Family Bisa Terganggu
Di sisi lain, host family berharap Anda fokus pada tanggung jawab di rumah. Jika Anda terlalu lelah akibat kerja tambahan, performa Anda bisa menurun. Akibatnya, hubungan profesional maupun personal dapat terganggu.
Risiko Jika Tetap Kerja Part Time Saat Au Pair
Jika Anda tetap nekat, maka beberapa hal berikut bisa terjadi:
- Visa langsung dibatalkan
- Pengajuan visa berikutnya ditolak
- Anda dideportasi
- Status pelanggaran imigrasi tercatat
- Reputasi pribadi dan agensi ikut terdampak
Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mempertimbangkan kembali sebelum mengambil keputusan.
Alternatif Legal Jika Ingin Bekerja di Eropa
Meskipun kerja part time saat Au Pair tidak diperbolehkan, Anda tetap punya peluang untuk bekerja secara legal di Eropa. Namun, Anda harus mengikuti jalur yang sesuai aturan imigrasi.
Misalnya, Anda bisa:
- Menyelesaikan program Au Pair terlebih dahulu
- Melanjutkan ke program Ausbildung di Jerman
- Mengajukan visa kerja resmi
- Melanjutkan studi dan bekerja sesuai aturan
Dengan mengikuti jalur resmi, Anda melindungi masa depan karier Anda sekaligus menghindari masalah hukum.
Ingin Ikut Program Au Pair Secara Aman dan Legal?
Karena aturan visa cukup ketat, Anda perlu memahami seluruh ketentuan sejak awal. Kerja part time saat Au Pair memang tidak diperbolehkan. Namun, dengan perencanaan yang tepat, Anda tetap bisa membuka peluang karier setelah program selesai.
YAIJ siap membantu Anda mulai dari persiapan dokumen, proses matching host family, hingga pengurusan visa secara resmi.
Pastikan Anda memahami aturan sejak awal agar tidak mengalami masalah di kemudian hari.
Program Au Pair bukan sekadar berangkat ke luar negeri, tetapi juga soal kepatuhan terhadap aturan visa dan hukum imigrasi. Dengan pendampingan yang tepat, kamu bisa menjalani program ini dengan aman dan terarah.
👉 Klik tombol WhatsApp konsultasi GRATIS bersama tim YAIJ dan mulai perjalanan Au Pair Anda dengan aman dan terarah.
Jangan ambil risiko yang bisa merusak masa depan Anda. Ikuti program Au Pair dengan cara yang benar dan legal.
Jangan lupa Follow Instagram dan subscribe juga channel youtube YAIJ. Temukan inspirasi dari para alumni yang kini telah berkarier di luar negeri!












